Thursday, May 5, 2011
Google-Twitter Versus Yahoo-Facebook




TEMPO Interaktif, Jakarta - Judul tulisan dalam blog Google sudah menunjukkan maksudnya: "Friend Connect Bersama Burung Mencicit." Tulisan tersebut diposting Rabu lalu, yang menjelaskan Google telah mengintegrasikan Google Friend Connect dengan Twitter. "Sekarang Anda dapat bergabung dengan salah satu dari lebih dari 9 juta situs Google Friend Connect menggunakan login Twitter-mu," Google menuliskan dalam blognya.

Jika kita masuk, terdapat ajakan bergabung. Terdapat tulisan "Bangkitkan dan libatkan komunitas Anda". Juga penjelasan bahwa, dengan menggunakan aplikasi ini, memungkinkan Anda menambah dengan mudah fitur sosial yang praktis ke situs web.

Pengumuman resmi Google ini seakan-akan menjadi jawaban terhadap Yahoo. Memang sehari sebelumnya, Yahoo mengumumkan kerja sama dengan Facebook. Dengan aliansi ini, mulai 2010, Yahoo Mail, News, Sport, Finance, dan Flickr akan terkoneksi dengan Facebook. Hal ini memungkinkan para penggunanya mengakses layanan-layanan tersebut menggunakan kredensial Facebook mereka layaknya aplikasi Facebook biasa.


Pengguna Facebook juga bisa melakukan banyak hal, seperti menulis komentar, berbagi berita, dan melihat kabar teman mereka memakai akun Facebook di Yahoo. Sementara itu, Yahoo diuntungkan dengan aktivitas tersebut karena pada gilirannya menambah traffic lalu lintas pengguna ke webnya.

Untuk menghadapi aliansi itu, Google melakukan langkah yang senada. Mereka mengintegrasikan Google Friend Connect dengan Twitter. Jadi pengguna dapat login ke Google Friend Connect dengan menggunakan akun Twitter-nya. Setelah masuk, pengguna Twitter bisa melihat avatar dan nama mereka ditampilkan dalam situs-situs yang dihubungkan melalui Google Friend Connect.

Pengguna juga bisa melakukan tweet atas berita atau informasi menarik yang ditemukan dalam situs yang memakai Google Friend Connect tanpa perlu logout. Pemilik situs yang sudah memakai layanan Google Friend Connect tidak perlu melakukan apa pun dengan adanya integrasi Twitter, karena integrasi ini langsung bekerja.

Berita yang terjadi pada pekan lalu itu memperlihatkan bahwa persaingan antara Google dan Yahoo makin keras. Masing-masing mencari sekutu untuk mengalahkan satu sama lain. Beberapa bulan lalu, kemitraan serupa terjadi antara Microsoft dan Yahoo di bidang search engine, yaitu Bing. Dari informasi yang beredar, Microsoft memang memiliki saham di Facebook.
Tentunya aliansi ini saling menguntungkan. Bagi Facebook, misalnya, ia bakal mendapat content Yahoo yang terkenal solid dan kuat jaringannya.

Boleh jadi content ini akan diolah untuk penggunanya guna menyaingi Twitter, yang kuat dari segi content. Di sisi lain, Yahoo juga diuntungkan bekerja sama dengan Facebook, yang penggunanya sudah mencapai 250 juta. Traffic ke Yahoo tentunya semakin meningkat. Kondisi saling menguntungkan juga terjadi pada kemitraan antara Google dan Twitter.

UNTUNG WIDYANTO | CNET | GOOGLESOCIALWEB
Read more
Wednesday, April 27, 2011
no image

Konsep robot yang bisa beroperasi di bawah air bukanlah sebuah isapan jempol semata yang tidak mungkin diwujudkan. Ini bukan hanya sebuah konsep angan-angan semata, tapi lebih jauh lagi konsep tersebut kini terus berkembang dan hampir mendekati kenyataan.

Sebagai imbas perkembangan teknologi robot yang kian hari semakin canggih saja, membuat para ahli untuk terus mengembangakan teknologi robot yang ditujukan untuk skala kehidupan yang lebih luas lagi. Mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling canggihpun, setiap saat tampak terus bermunculan dengan sentuhan para ahli di seluruh dunia. Dengan demikian ini telah membuktikan betapa dahsyatnya eksistensi teknologi robot pada masa sekarang ini dan masa yang akan datang tentunya.

Sejalan dengan itu, banyak para ahli perobotan dari sejumlah negara turut menyemarakkan perkembangan teknologi robot ini. Dan seraya mengikuti kehebatan negara tetangganya, Jepang, baru-baru ini kabarnya negara Korea Selatan juga ikut mengembangkan teknologi robot ini.

Berdasarkan kabar yang beredar di sana, sebuah Kementerian Pertanahan, Transportasi dan Kelautan Korea Selatan kabarnya telah berencana untuk menganggarkan atau menginvestasikan sebesar 20 billion Won untuk sebuah proyek ‘robot bawah air’ yang diproyeksikan akan segera selesai pada tahun 2015 mendatang. Proyek ini adalah pembangunan beberapa robot yang akan mampu menangani berbagai tugas maksimum 6.000 meter bawah laut mulai dari eksplorasi dan operasi penyelamatan untuk misi-misi lingkungan seperti pemeliharaan flora air. Pengembangan robot dengan kemampuan untuk beroperasi di air dangkal adalah fase pertama proyek, dan dijadwalkan selesai pada tahun 2012 mendatang. Dan selama tahap kedua 2013-2015, robot tersebut akan ditingkatkan lebih lanjut untuk melakukan tugas-tugas bawah airnya.

Lalu akankah robot-robot yang akan dikembangkan tersebut dapat bertindak sebagai mata-mata pemerintah pula nantinya? Hm, Kita lihat saja nanti!
Read more
Tuesday, April 26, 2011
no image

Inilah 6 keunggulan yang di miliki Google Chrome sebagai browser baru yang ikut meramaikan pertarungan browser - browser yang sudah lebih di kenal sebelumnya. Google Chrome sendiri memiliki beberapa keunggulan yang dapat membuat para pengguna Internet menjadikannya suatu alasan tersendiri untuk memilih dan menggunakan Google Chrome sebagai Browser pilihannya.

Berikut ini adalah 6 Senjata Pamungkas yang bisa di jadikan pertimbangan memilih Google Chrome sebagai pilihan untuk browsing di Internet :

1. Tampilan yang tak Mengusik.
Secara tegas Google mengatakan Chrome ingin "menyingkir dari pandangan pengguna". yang bisa diartikan sebagai pengguna browser ini akan lebih fokus pada web dan "melupakan" browser yang sedang di gunakan, ini terbukti dengan minimnya tampilan dari Google Chrome itu sendiri. Walapun minim tampilan namun Google Chrome memiliki moto "One Box for Everithing" atau bisa di bilang juga cukup dengan satu kotak (address bar) bisa menjadi bermacam fungsi termasuk bisa di fungsikan sebagai Search Engine.

2. Modus Penyamaran.
Modus ini memungkinkan pengguna untuk mengakses website tanpa meninggalkan jejak. Modus ini sering juga disebut sebagai modus "porno" karena sangat cocok dan sering digunakan oleh penggunanya untuk mengakses konten porno secara diam - diam.

3. Aplikasi Web.
Google memberi opsi "Buat Pintasan Aplikasi" yang tidak lain adalah "Make Aplication Shortcut". Dengan Feature ini, maka sebuah aplikasi web seperti Gmail atau Google Reader bisa di jadikan shortcut dan dijalankan pada lewat shortcut tersebut pada desktop atau Start Menu pada pada komputer kalian layaknya aplikasi lokal biasa.

4. Pengelolaan Memori.
Setiap tab yang dibuka pada Google Chrome memiliki proses yang terpisah, sehingga apabila terjadi error pada salah satu tab maka tidak akan menyebabkan seluruh browser menjadi error. Kejadian ini biasanya sering terjadi pada browser lainnya yang terkadang membikin kita jenggkel karena seringnya terjadi error pada satu tab namun berdampak pada satu browser sehingga tab yang tidak error pun terpaksa ter-close dengan sendirinya yang disebabkan oleh error tadi. Namun pada Chrome hal ini tidak akan terjadi.

5. Pencarian
Google adalah rajanya mesin pencarian, oleh karena itu wajar jika Chrome memiliki fungsi pencarian yang sangat optimal. Misalnya ia bisa mendeteksi ketika pengguna pernah melakukan pencarian di suatu website dan memasukan website tersebut dalam daftar penyedia pencarian.

6. Anti Penipuan.
Dengan Keunggulan yang satu ini, sangat cocok di gunakan oleh sesorang yang sering melakukan transaksi melalui internet banking. Karena selain memiliki blacklist website berbahaya dan website penipuan, Google Chrome juga menyediakan kemampuan menebalkan nama domain sebuah website. Contohnya adanya website-website penipuan yang bernamakan dan mengatas namakan sebuah bank (baca juga posting saya yang ini) maka Chrome akan memberi tanda dengan menebalkan nama domain tersebut.

Misalnya ada website penipuan beralamatkan ibank.klikbca.login4040.com, maka login4040.com tersebut akan di tebalkan sehingga diharapkan pengguna sadar bahwa itu bukan website KlikBCA dan perlu di waspadai.
Read more
no image

Sebuah aplikasi yang bisa membawa manusia menjelajahi waktu sedang dikembangkan. Google menjadi salah satu pendukung utamanya.

Aplikasi yang diberi nama GigaPan Time Machine merupakan rangkaian gambar pada daerah tertentu yang dipantau dalam jangka waktu tertentu pula. Rangkaian gambar tersebut kemudian dijalin hingga menjadi sebuah video.
Pengguna bisa memperbesar atau memperkecil gambarnya di area yang diinginkan tanpa penurunan resolusi yang berarti.

Aplikasi yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Carnegie Mellon University itu menggunakan teknologi foto GigaPan yang dapat menyatukan foto-foto resolusi tinggi untuk membuat sebuah gambar panorama.

Selama 26 hari, sebuah kamera mengambil gambar setiap 15 menit. Foto-foto itulah yang kemudian "dijahit" menjadi sebuah video seperti yang dapat dilihat dalam salah satu contoh berikut: http://timemachine.gigapan.org/wiki/Plant_Growth

Ketika pengguna memutar video tersebut, mereka akan melihat berbagai perubahan yang terjadi selama kurun waktu pengambilan gambar, mulai dari perubahan warna tanaman sampai dengan seekor ulat yang sedang menggerogoti daun saat gambarnya diperbesar.

Sensasi inilah yang akan membawa pengguna seolah-olah sedang menjelajahi waktu.

Selain Carnegie Mellon University dan GigaPan Systems, NASA juga terlibat dalam pengembangan aplikasi ini. Sementara Google berperan untuk mengoptimalisasi penggunaannya pada mesin penjelajah web.
Read more